Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Januari 2012

Menapaki Jejak Langkah

Oleh Respati Wasesa
Akhirnya ia pun pasrah, seorang agen polisi menangkapnya dengan segan. Ternyata hukum memang milik penguasa, yang kuat berbuat sekehendaknya. Bila Sang Penguasa terusik, ia hanya berbisik kepada anak buahnya untuk bertindak. Maka, yang lemah akan semakin terbungkuk-bungkuk terkena injakkan yang kuat.


Minke (R.M Tirto Adhi Soerjo); Sang Pencerah. Ia orang pertama yang menerbitkan surat kabar Melayu di Hindia Belanda pada 1907 di Bandung. “Medan Priyayi” namanya. Ia gunakan “Medan” untuk melakukan propaganda, menyuarakan organisasi lewat media. Orang berbondong-bondong meminta bantuannya, meminta perlindungan atas kekejaman para penguasa—baik Belanda maupun pribumi.